Analisa

Misconception Antara Investor dan Trader

Ada satu tulisan yang nggak sengaja saya temukan di timeline Twitter dan itu bisa membuat saya benar-benar pissed off. Tulisan ini membahas tentang beberapa tipe trader saham, dipublish oleh salah satu forum perkumpulan trader saham di Indonesia yang cukup terkenal. Sayangnya, sebagian besar dari isi tulisannya sangat tidak bisa digunakan untuk pembelajaran bagi para awam yang baru mengenal saham. Ini bahaya. Bisa menyesatkan.

Pada tulisan tersebut menjelaskan tentang tipe trader yang dibagi berdasarkan timeframe dalam transaksi. Sudah bisa ditebak sebenarnya. Mulai dari scalper, day trader, swing trader, position trader. Dari keempat tipe trader tersebut dibedakan oleh seberapa lama mereka melakukan jual beli saham, mulai dari scalper yang rentangnya hanya dalam hitungan jam hingga position trader yang memanfaatkan trend harga (bullish atau bearish).

Tidak sampai disitu saja, penulisnya melengkapi beberapa macam trader pada tulisan tersebut dengan rentang yang lebih lama lagi dan dia menyebutnya sebagai investor. Iya, investor. Jadi menurut penulis, investor adalah trader dengan jangka waktu paling lama. Seriously?

Konspirasi Wahyudi itu Bernama Analisa Teknikal

Pagi-pagi sekitar jam 7.30 setelah selesai sarapan aku biasanya lanjut duduk di teras rumah menikmati kopi yang udah disediakan istri sambil sesekali membagi fokus kepada koran langganan bulanan dan Twitter untuk sekedar update berita kondisi bursa saham lokal dan dunia khususnya stock pick pada hari itu.

Ya, seperti itu pagi yang selalu aku dambakan, meski saat ini masih jauh dari kondisi seperti itu. Memang begitu lah seharusnya kehidupan sebagai full time investor yang, kata motivator, udah mencapai kebebasan finansial dengan passive income yang mereka dapatkan.

Meskipun sebenarnya seorang investor sungguhan akan cenderung mengabaikan stock pick yang muncul dengan liarnya di Twitter dan juga grup chatting, atau lebih tepatnya, tersenyum sinis terhadap rekomendasi-rekomendasi harian tersebut.

Rekomendasi saham harian, berarti jelas bahwa itu adalah