Fundamental

First Step In Fundamental Analysis

kol-first-step-analysisWeekend lalu saya diajak teman ke Gramedia di Grand Indonesia yang tujuan sebenarnya hanya untuk membeli merchandise. Tak mau membuang waktu saya berkeliling di bagian rak buku investasi dan keuangan, seperti ritual biasanya saat mengunjungi gramedia, akhirnya saya menemukan buku ini. First Step In Fundamental Analysis, Memahami Investasi Saham Melalui Laporan Keuangan.

Bukan pertama kali saya mendengar tentang buku ini, karena sebelumnya Pak Parahita melalui forumnya mengatakan bahwa ini buku unik yang layak dibaca sebelum menganalisa saham lebih jauh lagi. Well, akhirnya saya putuskan untuk membelinya. Meskipun sedikit diketawain sama temen karena mungkin dari judulnya terkesan untuk yang masih newbie. Lah, emang saya bukan newbie apa? Hehehe.

Misconception Antara Investor dan Trader

Ada satu tulisan yang nggak sengaja saya temukan di timeline Twitter dan itu bisa membuat saya benar-benar pissed off. Tulisan ini membahas tentang beberapa tipe trader saham, dipublish oleh salah satu forum perkumpulan trader saham di Indonesia yang cukup terkenal. Sayangnya, sebagian besar dari isi tulisannya sangat tidak bisa digunakan untuk pembelajaran bagi para awam yang baru mengenal saham. Ini bahaya. Bisa menyesatkan.

Pada tulisan tersebut menjelaskan tentang tipe trader yang dibagi berdasarkan timeframe dalam transaksi. Sudah bisa ditebak sebenarnya. Mulai dari scalper, day trader, swing trader, position trader. Dari keempat tipe trader tersebut dibedakan oleh seberapa lama mereka melakukan jual beli saham, mulai dari scalper yang rentangnya hanya dalam hitungan jam hingga position trader yang memanfaatkan trend harga (bullish atau bearish).

Tidak sampai disitu saja, penulisnya melengkapi beberapa macam trader pada tulisan tersebut dengan rentang yang lebih lama lagi dan dia menyebutnya sebagai investor. Iya, investor. Jadi menurut penulis, investor adalah trader dengan jangka waktu paling lama. Seriously?