Fundmental

Konspirasi Wahyudi itu Bernama Analisa Teknikal

Pagi-pagi sekitar jam 7.30 setelah selesai sarapan aku biasanya lanjut duduk di teras rumah menikmati kopi yang udah disediakan istri sambil sesekali membagi fokus kepada koran langganan bulanan dan Twitter untuk sekedar update berita kondisi bursa saham lokal dan dunia khususnya stock pick pada hari itu.

Ya, seperti itu pagi yang selalu aku dambakan, meski saat ini masih jauh dari kondisi seperti itu. Memang begitu lah seharusnya kehidupan sebagai full time investor yang, kata motivator, udah mencapai kebebasan finansial dengan passive income yang mereka dapatkan.

Meskipun sebenarnya seorang investor sungguhan akan cenderung mengabaikan stock pick yang muncul dengan liarnya di Twitter dan juga grup chatting, atau lebih tepatnya, tersenyum sinis terhadap rekomendasi-rekomendasi harian tersebut.

Rekomendasi saham harian, berarti jelas bahwa itu adalah

How to Read an Annual Report

Percayalah, tulisanku kali ini nggak akan menjawab pertanyaan pada judul. Jadi jangan berharap banyak. How to read an annual report? Lah aku kan sebenernya nanya beneran, bukannya mau ngasih tau hehehe. Soalnya ini ilmu dasar bagi semua yang pengen jadi investor, entah investor di pasar modal atau investor riil sekalipun. Ilmu yang sebenarnya simpel tapi bisa jadi teramat kompleks tergantung industri dan perkembangan bisnis jaman sekarang. Jadi, bukan aku yang bakal jelasin.

Aku ngerasa masih harus membahas tentang annual report ini karena pada tulisan sebelumnya yang sok-sokan pengen jadi investment analyst menyebutkan bahwa kita sebagai investor ditantang untuk bisa membuat angka-angka yang terdapat pada financial statement, bagian penting dari annual report, berbicara. Ya, kita harus bisa membuat setiap data yang terdapat pada laporan tahunan tersebut menceritakan semua kondisi bisnis pada perusahaan pada periode tersebut.

Beruntung lah aku menemukan seseorang bernama Jane Bryant Quinn, seorang financial journalist yang sering membahas dunia keuangan entah itu marko ekonomi, mikro ekonomi, hingga personal finance. Kebetulan Ibu Jane ini pernah menulis artikel yang berjudul “How to Read Annual Report” pada tahun 1980 lalu dan cukup viral saat itu.