Misconception Antara Investor dan Trader

Ada satu tulisan yang nggak sengaja saya temukan di timeline Twitter dan itu bisa membuat saya benar-benar pissed off. Tulisan ini membahas tentang beberapa tipe trader saham, dipublish oleh salah satu forum perkumpulan trader saham di Indonesia yang cukup terkenal. Sayangnya, sebagian besar dari isi tulisannya sangat tidak bisa digunakan untuk pembelajaran bagi para awam yang baru mengenal saham. Ini bahaya. Bisa menyesatkan.

Pada tulisan tersebut menjelaskan tentang tipe trader yang dibagi berdasarkan timeframe dalam transaksi. Sudah bisa ditebak sebenarnya. Mulai dari scalper, day trader, swing trader, position trader. Dari keempat tipe trader tersebut dibedakan oleh seberapa lama mereka melakukan jual beli saham, mulai dari scalper yang rentangnya hanya dalam hitungan jam hingga position trader yang memanfaatkan trend harga (bullish atau bearish).

Tidak sampai disitu saja, penulisnya melengkapi beberapa macam trader pada tulisan tersebut dengan rentang yang lebih lama lagi dan dia menyebutnya sebagai investor. Iya, investor. Jadi menurut penulis, investor adalah trader dengan jangka waktu paling lama. Seriously? Continue reading “Misconception Antara Investor dan Trader”

SMBR: Kecil-Kecil Cabe Rawit?

Jika disuruh milih satu dari beberapa perusahaan yang dianggap layak untuk investasi jangka panjang, maka salah satu pilihanku tentu bakal jatuh pada PT Semen Baturaja (SMBR). Masalahnya, industri semen di Indonesia tahun ini cukup meredup karena beberapa faktor diantaranya economic slowdown dan juga ditambah saat awal tahun lalu ketika intervensi pemerintah menurunkan harga semen sebesar maksimal Rp 3,000 per sak. Nah, situasi seperti ini lah yang membuatku semakin pengen buat melihat lebih jauh tentang SMBR.

Salah satu perusahaan semen plat merah ini berkantor pusat di Palembang dan mempunyai tiga pabrik utama di Baturaja, Panjang, dan Palembang itu sendiri dengan total kapasitas sekitar 2,000,000 ton per tahun. Saat ini pun SMBR sedang dalam tahap ekspansi membangun prabrik Baturaja II dengan ekspektasi dapat menambah volume produksi sebesar 1.85 ribu ton per tahun. Pabrik baru tersebut ditargetkan selesai pada Continue reading “SMBR: Kecil-Kecil Cabe Rawit?”